Passive Income

  • Ada Tes Khusus Honorer Hasil Kunjungan Dewan ke Men PAN

    BATU - Harapan 652 tenaga honorer Pemkot Batu untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih terbuka. Itu setelah Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) mewacanakan ujian khusus masuk PNS bagi tenaga honorer daerah (honda) yang tak masuk data base.

    Wacana ujian khusus masuk PNS bagi tenaga honorer tersebut terungkap setelah anggota DPRD Kota Batu Sugeng Minto mendatangi kantor Men-PAN di Jakarta untuk menanyakan nasib tenaga honorer di Kota Batu. ''Kemungkinan itu (tes khusus) sangat terbuka,'' tandas Sugeng kemarin.

    Menurutnya, wacana itu muncul karena ia bersama ketiga pimpinan DPRD Kota Batu mendesak agar dibuka kesempatan bagi tenaga honorer untuk menjadi PNS. Selain Sugeng, yang berangkat adalah Ketua DPRD Suliadi serta Suhadi dan Sugeng Hariono, wakil ketua DPRD.

    Terkait dengan status ratusan tenaga honorer, lanjut dia, sudah tidak ada persoalan. Sambil menunggu hasil tes yang diwacanakan Men-PAN EE Mangindaan itu, Sugeng berharap agar ratusan tenaga honorer itu diperpanjang statusnya. Penggajiannya juga diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batu.

    "Kami juga sudah minta ke Men-PAN agar ada pengecualian. Masak gara-gara selisih satu tahun saja, peluang mereka menjadi PNS hilang. Solusinya ya, mereka diperpanjang dulu," kata politisi asal PAN itu.

    Wakil Ketua DPRD Kota Batu Suhadi menambahkan, meski sudah ada PP 48/2005 tentang pengangkatan CPNS yang melarang pemda mengangkat tenaga honorer, namun ia berharap muncul aturan lagi. Isinya, aturan itu melegalkan status tenaga honorer dan bisa diangkat jadi PNS.

    "Memang sudah ada PP yang melarang. Tapi hukum itu tidak berlaku surut, bisa jadi nanti muncul aturan baru lagi," ujar politisi asal Partai Golkar itu.

    Suhadi berharap, ratusan tenaga honorer di Kota Batu itu mendapatkan status dan gaji dari APBD secara legal. Sebab, selama ini mereka juga sudah mengabdi ke Pemkot Batu. "Ini juga sudah kami koordinasikan dengan Kemen PAN," tuturnya. Sumber : Radar Malang

0 komentar:

Leave a Reply

Pengikut