GTT PTT SEGERA DIANGKAT JADI PNS

Kabar gembira bagi 1.046 guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di Blora yang sudah bertahun-tahun berharap menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) menjanjikan akan memperjuangkan nasib mereka. Syaratnya, seluruh guru dan pegawai tidak tetap tersebut harus menyerahkan persyaratan berkas kepada FTHSNI.
Penyerahan berkas tersebut dipusatkan di SMPN 1 Jepon, Jalan Blora-Cepu yang berakhir hingga Kamis (18/3) malam lalu. Sebagian besar honorer tersebut berstatus guru. Selebihnya, pegawai di lingkungan dinas pendidikan, dinas kesehatan, dinas peternakan perikanan, dinas pertanian perkebunan, dinas kebudayaan pariwisata, pemuda dan olahraga, serta kantor kecamatan. Para guru dan pegawai tidak tetap tersebut masuk klasifikasi K3 yang gajinya tidak dibiayai APBD maupun APBN. Mereka inilah sisa pegawai honorer yang belum diangkat.
Ketua Umum DPC FTHSNI Blora Tri Selasyo Utomo mengatakan, harapan guru dan pegawai tidak tetap untuk bisa diangkap menjadi PNS tersebut berdasarkan rapat kerja DPD FTHSNI Jateng dengan pengurusnya di tingkat kabupaten pada 13-14 Maret lalu di SMK 7 Semarang.
Selain organisasi ini, rapat kerja tersebut juga dihadiri badan kepegawaian nasional (BKN) dan badan kepegawaian daerah (BKD). Menurut Tri, dalam rapat kerja tersebut, diputuskan guru dan pegawai tidak tetap untuk diangkat menjadi PNS. ''Kalau pun tidak seluruhnya, mungkin secara bertahap dalam dua gelombang,'' jelas dia.
Tri menambahkan, dalam pengumpulan berkas persyaratan tersebut hanya 750 orang dari 1.046 anggotanya yang menyerahkan. Dalam melengkapi berkas persyarakatan, anggota harus mengisi form isian data validasi honorer
0 komentar: